Terkadang lara ini tak bisa dibendung
Kesendirian ini perlahan menikamku
Tak ada yang peduli
Bahkan tak pantas untuk dinanti
Terseok-seok disini aku menangis
Berderai cucuran air mata
Mungkin memang sudah takdirku
Merindumu dan hanya bertemu dalam mimpiku
Sudahlah
Apa pedulimu lagi?
Melihat ku seolah kosong
Tanpa tahu apa yang tersembunyi didalamnya
Semenanjung rindu ini ku tuliskan
Ku goreskan tanpa harap yang kunanti
Mencoba merangkai kata sederhana ini
Untuk kamu satu yang di hati
Subscribe to:
Post Comments
(
Atom
)
3 comments :
Wow, dalem :')
huaa dalem apanya, masih dalam tahap belajar :D
Dalem karena aku mengerti maksudnya. hehe
Post a Comment