Monday, December 31, 2012 - 3 comments

Semenanjung rindu

Terkadang lara ini tak bisa dibendung
Kesendirian ini perlahan menikamku
Tak ada yang peduli
Bahkan tak pantas untuk dinanti

Terseok-seok disini aku menangis
Berderai cucuran air mata
Mungkin memang sudah takdirku
Merindumu dan hanya bertemu dalam mimpiku

Sudahlah
Apa pedulimu lagi?
Melihat ku seolah kosong
Tanpa tahu apa yang tersembunyi didalamnya

Semenanjung rindu ini ku tuliskan
Ku goreskan tanpa harap yang kunanti
Mencoba merangkai kata sederhana ini
Untuk  kamu satu yang di hati


3 comments :

Unknown December 31, 2012 at 9:41 AM

Wow, dalem :')

Unknown December 31, 2012 at 9:51 AM

huaa dalem apanya, masih dalam tahap belajar :D

Unknown January 3, 2013 at 9:38 AM

Dalem karena aku mengerti maksudnya. hehe

Post a Comment