Bila semua itu ada
Mengapa harus ada kata tidak
Bila semua itu telah tiada
Kini mulai muncul Mengapa
Bila....
Hati terjerap dalam dimensi tak tentu
Terombang ambing walau hanya menepi
Merintih ruah menelusuri keadaan
Sedikit menelisik terhempas berlalu
Bila....
Butiran pasir perlahan tenggelam
Tercipta masa yang menyisakan cerita
Berbingkai sebuah perjalanan
Bersedekap dalam alunan jiwa
Kini kau telah tercabik
Berderai gelora menyisakan luka
Sudahlah cukup segala tawa
Sudahlah cukup dalam tirai air mata
Subscribe to:
Post Comments
(
Atom
)
0 comments :
Post a Comment