Thursday, March 28, 2013 - 0 comments

Segumpal Darah dan Stem cell

Baru kepikiran tadi pagi setelah selesai mengikuti kuliah bioanorganik.
Pada saat ini dunia internasional sedang ramai-ramainya melakukan penelitian mengenai stem cell.  Stem cell itu sendiri merupakan suatu teknologi terbarukan di dunia medis dimana suatu sel induk yang dimiliki setiap orang dapat ditumbuh kembangkan sesuai kebutuhan apabila seseorang itu sedang terkena penyakit yang serius seperti kanker, jantung, dan diabetes.
         Setelah mengetahui informasi mengenai stem cell tersebut saya langsung penasaran dan langsung mencari informasi lebih lanjutnya di internet. Berdasarkan sumber yang saya dapat dari http://goo.gl/xAmjpA dan http://www.terapiselinduk.multibisnis.com/ disana dijelaskan secara singkat apa itu stem cell. Ternyata pada artikel tersebut dijelaskan suatu mekanisme sederhana bagaimana suatu sel punca atau sel induk dapat bekerja. Sel induk tersebut dapat bekerja baik untuk memperbaiki organ-organ dalam tubuh kita yang sudah tidak berfungsi akibat adanya suatu penyakit tertentu. Secara sederhana menurut pemahaman saya sampai saat ini bahwa sel induk tersebut yang berada di dalam darah diimplantasi ke dalam tubuh kita dan di "didik" sesuai yang kita inginkan agar sel induk tersebut dapat meregenerasi organ tubuh yang rusak sebelumnya. Memang benar sel induk ini sangat berperan penting dalam pertumbuhan-pertumbuha organ tubuh manusia, bahkan sejak kita masih dalam kandungan sel induk ini sudah mulai bekerja untuk membentuk susunan-susunan organ tubuh manusia.
           Mengetahui hal tersebut saya teringat pada suatu cuplikan ayat suci Al-qur'an yang menyatakan bahwa:

      "Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah" (Al-Alaq: 2)

           Sungguh luar biasa jika kita mentadaburi ayat ini bahwasanya Allah SWT telah mendesain suatu mekanisme kerja pertumbuhan sel yang begitu sempurna dan secara tidak langsung seluruh ilmuan di dunia telah mengembangkan suatu teknologi yang berdasarkan Al-qur'an. Mungkin yang perlu diperhatikan disini bahwa banyak diantara kita umat islam yang mulai meninggalkan buku pedoman utamanya, yaitu Al-Qur'an dan Hadist tetapi disisi lain bagi orang-orang yang diluar islam malah berupaya menyelaraskan teknologi yang telah tertulis didalam Al-Qur'an dengan teknologi yang sedang dikembangkan sampai saat ini. Kenyataan ini bisa dijadikan bahan renungan bagi kita semua bagaimana cara kita tetap bisa mengambil hikmah dan mengkorelasikan hubungan fenomena alam yang terjadi dengan buku pedooman hidup kita.

Waallahu'alam


Wednesday, March 6, 2013 - 3 comments

Ada yang beda...

Baru tersadar semuanya telah berlalu
Catatan-catatan indah yang telah tergores
Lika-liku yang masih terekam
kini menjadi cerita
Beda..
Yaaa
Ada yang beda....
Kenyataan yang memaksa
Ataukah memang jalan-Nya
Jalan menuju satu kisah
Menuju sejuta warna yang elok, indah terasa
Beda
Yaaa jelas!
Ada yang beda....
Nikmat yang bersumber dari-Nya
Mozaik kehidupan dari-Nya
Cinta yang bermuara untuk-Nya
Hingga berpulang pada diri-Nya
Semua jelas!
Jelas berbeda....
Cinta sepasang dua insan
Sepasang dua insan mencintai Sang pemilik Cinta